Kurnia menilai, tindakan mempertontonkan tersangka lazim diihat pada institusi penegak hukum lain. Ia pun tetap memaklumi langkah KPK yang memperlihatkan tersangka Ketua DPRD Muara Enim Aries HB (AHB) dan Plt Kadis PUPR Muara Enim Ramlan Suryadi (RS) saat konferensi pers.
"Karena toh juga sampai saat ini Firli tidak pernah menyatakan mundur dari institusinya terdahulu. Jadi, wajar saja kebiasaan-kebiasaan lama yang bersangkutan masih dibawa-bawa ke KPK. Ini sekaligus menggambarkan bahwa Firli Bahuri belum memahami sepenuhnya kebiasaan-kebiasaan yang ada di KPK itu sendiri," tuturnya.
Menurut dia, penangkapan tersebut sebenarnya bukan merupakan prestasi yang membanggakan. Sebab, kasus ini merupakan pengembangan dari penyelidikan yang telah dilakukan oleh pimpinan KPK sebelumnya.
"Publik akan bangga ke KPK jika Firli Bahuri dapat menangkap Harun Masiku, Nurhadi, Sjamsul Nursalim, Itjih Nursalim, melanjutkan kasus bailout Bank Century, dan menuntaskan kasus pengadaan KTP-Elektronik," tandasnya.
Baca Juga: KPK Umumkan Ketua DPRD dan Plt Kadis PUPR Muara Enim Tersangka Suap
(Arief Setyadi )