Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Saran Psikolog agar Usia 30 Tahun ke Atas Terhindar dari Kematian Akibat Covid-19

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 29 April 2020 |06:20 WIB
Saran Psikolog agar Usia 30 Tahun ke Atas Terhindar dari Kematian Akibat Covid-19
Psikolog Sosial Universitas Pancasila Dr. Ade Iva Wicaksono, Msi/Foto: Dok Pribadi
A
A
A

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19 (Corona Virus Disease), Achmad Yurianto membeberkan golongan usia yang paling banyak meninggal akibat virus corona di Indonesia. Dari data yang dikantongi Pemerintah, mayoritas golongan yang paling banyak meninggal  ada di kisaran 30 sampai 59 tahun. 

Psikolog Sosial dari Universitas Pancasila, Dr. Ade Iva Wicaksono, Msi menilai, salah satu faktor tingginya angka kematian pada usia 30 tahun ke atas karena kurang disiplin. Oleh karenanya, Ade meminta agar orang-orang berusia 30 tahun ke atas berperilaku disiplin dalam mencegah penularan Covid-19.

Baca juga: Faktor Penyebab Tingginya Pasien Covid-19 Meninggal di Usia Produktif

"Jadi kalau menurut saya, harusnya disiplin. Karena WHO juga sudah bilang, obatnya belum ada, vaksinnya masih dicoba-coba. Tapi ada satu yang bisa jadikan obat yaitu perilaku disiplin. Nah, itu saja," ucap Ade saat berbincang dengan Okezone, Rabu (29/4/2020).

Infografis Okezone

Dia meminta agar golongan yang berusia 30 tahun keatas menaati anjuran Pemerintah selama pandemi Covid-19. Salah satunya yakni dengan berdiam diri di rumah. Ade berpandangan saat ini masih banyak orang-orang yang keluar rumah karena tuntutan pekerjaan. 

Baca juga: Presiden Jokowi Anjurkan Maros Terapkan PSBB

"Ini saatnya kita mengubah perilaku menjadi disiplin. Kalau kata Pemerintah di rumah, ya kita di rumah saja. Tidak usah kumpul-kumpul dulu," ujarnya.

Mayoritas orang berusia 30 tahun ke atas, sambung Ade, terkesan enggan ditegur bila melanggar protokoler pencegahan Covid-19. Oleh karenanya, ia berharap ada kesadaran kolektif untuk sama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona. 

"Harusnya yang senior lebih bisa disiplin. Jadi mereka bisa jadi role model-nya disiplin. Kalau mau disiplin ya semuanya. Tapi ini kalau menurut saya masih banyak yang coba-coba. Misalnya, atasan ngajak 'ayolah rapat, nanti kita pakai masker semua'. Kalau anak muda harusnya kan bisa lewat virtual, pakai aplikasi kan banyak," ujarnya.(qlh)

(Fetra Hariandja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement