Bintang menjelaskan, Bareskrim Polri juga mengirimkan 300 paket bantuan yang diterima oleh SEMMI Bogor Raya dan telah diterima langsung oleh Ketua Bidang Kajian Strategis, Rizki Fathul Hakim.
"Total bantuan yang kami terima semuanya 1.000 paket. Untuk itu kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo yang telah memberikan perhatian dan bertindak humanis kepada para mahasiswa yang sulit terjangkau dari data penerima bantuan melalui RT/RW karena tidak mempunyai KTP sesuai dengan domisili tempat tinggal mereka," kata Bintang.
Bintang menambahkan, jika bantuan tersebut juga dipakai untuk menambah logistik dapur kemanusiaan Covid-19 yang didirikan oleh SEMMI Tangerang Selatan untuk membantu mahasiswa perantauan sekitar Tangeran yang teletak di depan Universitas Pamulang.
"Banyak mahasiswa Perantauan yang tinggal di asrama atau sekretariat organisasi yang tidak memiliki perlengkapan masak. Jadi, kami membantu mereka dengan makanan siap saji setiap hari pada pukul 18.30 Wib dan ini sangat membantu mereka apalagi saat ini bulan Ramadan disaat umat muslim melaksanakan ibadah puasa," ungkapnya.

Ditempat berbeda, mahasiswa perantauan asal Lamongan, Jawa Timur, Cyntia Nurislah Oktaviani, mengatakan selama ini dirinya belum menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah karena tinggal ditempat kost yang memyebabkan ia dan teman-temannya luput dari pendataan yang dilakukan RT/RW sebagai penerima bantuan sosial (bansos)