Seorang Pengacara Wanita Ditemukan Tewas dalam Kamar Kos

Era Neizma Wedya, iNews.id · Kamis 30 April 2020 01:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 610 2206897 seorang-pengacara-wanita-ditemukan-tewas-dalam-kamar-kos-7nXMmpfD1H.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PALEMBANG - Seorang pengacara berinisial DAI (40), yang tergabung di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Palembang ditemukan tewas dalam kamar kosnya di Jalan Dwikora 2, Kelurahan Demang Lebar Daun, Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, Rabu (29/4/2020).

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh Ibramsyah (47) penjaga tempat kos tersebut. Saat itu, dirinya diberitahukan oleh tetangga kos korban yang melihat bercak darah di depan kamar korban disertai bau busuk menyengat dari dalam kamar tersebut.

Kemudian, saat saksi mengecek kondisi kamar tersebut, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam posisi telungkup di lantai. Lalu, Ibramsyah melaporkan peristiwa ini kepada RT setempat dan polisi.

"Korban sudah sekitar 10 tahun kos disini. Pekerjaannya adalah pengacara," kata Ibramsyah.

 Mayat

Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang, Kompol Yenni Diarty membenarkan adanya penemuan sesosok mayat wanita di dalam kamar kos tersebut. Menurutnya, saat ditemukan korban yang diketahui sebagai pengacara ini sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara untuk proses visum," katanya.

Yenni bilang, dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, dan dari keterangan sejumlah saksi korban yang tercatat sebagai warga Bengkulu ini juga memliki riwayat jantung.

"Dugaannya korban meninggal secara wajar karena sakit, dan sudah lebih dari satu hari," katanya.

Sementara itu, Direktur LBH Palembang, Taslim, mengatakan korban memang merupakan anggotanya dan sudah lebih dari 10 tahun, jabatannya sebagai Kepala Divisi Hak Ekonomi dan Budaya.

"Selain sebagai pengacara, korban ini juga dosen terbang di Batam. Terakhir kali saya bertemu sekitar dua minggu lalu, dan korban sempat mengeluh akan sakit jantung," katanya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini