Masih Ada Warga yang Salat Tarawih di Masjid saat Pandemi Covid-19

Rus Akbar, Okezone · Kamis 30 April 2020 03:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 30 340 2206964 masih-ada-warga-yang-salat-tarawih-di-masjid-saat-pandemi-covid-19-jD4G07nSwT.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

PADANG - Dalam penanganan dan mempercepat memutus mata rantai penularan wabah virus corona atau covid-19 di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang telah mengeluarkan kebijakan dan aturan kepada masyarakat. Diantaranya juga termasuk dalam hal beribadah, yang juga telah diatur di dalam poin Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Wali Kota Padang, Hendri Septa, saat meninjau Masjid Madinatul Al Munawwarah, Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, yang masih melaksanakan salat fardhu dan tarawih sampai saat ini.

Padahal sudah disepakati semua unsur dan pihak yang berwenang Pemerintah Kota Padang bersama unsur Forkopimda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang telah mengeluarkan kesepakatan dan imbauan bersama kepada masyarakat untuk menunaikan ibadah salat Jumat dan tarawih di rumah masing masing.

"Terkait instruksi ini sudah jelas, baik yang difatwakan oleh MUI Pusat, MUI Provinsi dan MUI Kota Padang untuk melaksanakan shalat tarwih dirumah," jelas Hendri, Rabu (29/4/2020)

 Salat Tarawih

Lebih lanjut, Wawako Hendri menjelaskan, imbauan yang telah dikeluarkan itu semata-mata untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kota Padang. Mengingat semakin hari, orang yang positif terinveksi virus corona di Kota Padang jumlahnya semakin bertambah.

"Sangat kita sayang sekali, masih banyak masjid dan musallah di Kota Padang yang menggelar salat tarwih. Padahal, per 29 April 2020, jumlah orang positif terinveksi virus corona di Kota Padang sudah mencapai 97 orang," jelasnya.

Wawako menjelaskan, peninjauan itu guna memastikan Instruksi Wali Kota Padang agar terlaksana dengan baik di lapangan.

"Kita ingin memberikan pemahaman kepada pengurus masjid dan musalla untuk tidak melaksanakan salat tarawih berjamaah sampai pandemi ini berlalu," terang Hendri.

Wawako berharap, masyarakat Kota Padang mematuhi segala imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah agar mata rantai penyebaran virus di Kota Padang ditekan. "Kunci bagaimana kita keluar dari wabah virus corona ini bagaimana kita disiplin menjalankan imbuan pemerintah," pungkasnya.

Peninjauan itu dilakukan bersama Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Kasat Pol PP Padang Alfiadi, Kalaksa BPBD Barlius, Kabag Kesra Amriman, Ketua MUI Kota Padang Duski Samad, Camat Padang Barat Eri Sendjaya beberapa pihak lainnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini