Selain itu, di laboratorium FK UGJ Cirebon juga terdapat tiga orang expert bio molekuler, dua orang laboran, lima analis laboran dari Labkesda Kabupaten Cirebon, dan lainnya yang siap mendukung kinerja laboratorium itu untuk memeriksa sampel swab.
"Kebetulan salah satu syarat laboratorium untuk center diagnosis Covid-19 adalah penanggung jawabnya harus spesialis mikrobiologi klinik atau patologi klinik. Di kita penanggung jawabnya seorang mikrobiologi klinik," jelas Catur.
Sebelumnya, kata Catur, sejak tiga minggu yang lalu laboratorium itu sudah diupgrade baik dari segi fasilitas maupun peralatannya. Bahkan laboratorium FK UGJ Cirebon ini sudah berstandar Bio Safety Level (BL)-2.
Catur memastikan, hal-hal penunjang dalam proses pengetesan sampel swab menggunakan alat PCR sudah dipersiapkan. Semisal untuk kebutuhan alat reagen. Ia menyebut, Pemkab Cirebon sudah memesan sebanyak 5000 reagen dan 1000 di antaranya sudah datang. Ia menilai jumlah itu dapat memenuhi kebutuhan reagen untuk test PCR.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.