Adam juga menyampaikan prioritas bantuan KBRI London kepada 5 kelompok WNI, yaitu pekerja migran Indonesia (PMI) ABK yang bekerja di 13 kapal yang berlabuh di perairan Inggris dan Irlandia; PMI di BOT (Cayman Islands, British Virgin Islands, dan Turks and Caicos Islands); WNI undocumented; WNI stranded; dan WNI terdampak Covid-19 lainnya meliputi pelajar/mahasiswa serta pemegang izin lainnya.
KBRI London bersama tim dokter mahasiswa perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) United Kingdom (UK) juga memberikan layanan konsultasi bagi WNI yang memiliki gejala Covid-19. Dari mengirimkan obat bagi WNI sakit yang tinggal sendirian, pemberian alkes bagi keluarga yang anggotanya terkena Covid-19, hingga menghubungkannya dengan rumah sakit dan NHS.
Di bidang kekonsuleran, KBRI terus berkoordinasi dengan Kemlu dan Kemendagri Inggris untuk membantu PMI yang ingin kembali ke tanah air dan memerlukan visa transit.
Di bidang komunikasi publik, KBRI London melalukan program KBRI MENYAPA dengan menelpon atau mengirimkan sms guna memastikan kesehatan diaspora WNI. Berbagai program edukasi dan dialog virtual juga diselenggarakan, baik mengenai pencegahan Covid-19, kesehatan mental dan program anak & keluarga, nutrisi sehat hingga Ramadhan Virtual.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.