3.000 Tenaga Kerja Migran Asal Bali Belum Pulang

Agregasi Balipost.com, · Selasa 05 Mei 2020 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 05 244 2209366 3-000-tanaga-kerja-migran-asal-bali-belum-pulang-Rjrpuob1uR.jpg Ilustrasi ABK tiba di dermaga Pelabuhan Benoa (Foto : Balipost)

DENPASAR – Anak buah kapal (ABK) asal Bali masih banyak yang belum pulang hingga saat ini. Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan masih akan ada kapal pesiar yang mengangkut mereka ke Bali lewat Pelabuhan Benoa.

Diperkirakan, masih ada 3.000 tenaga kerja migran asal Bali yang belum pulang.

“Dari hitungan Gugus Nasional, hitungannya ini 17 kapal pesiar yang akan datang. Belum tentu di Benoa semua,” ujar Koster selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali di Jayasabha, Denpasar, Senin (4/5/2020).

Selain di Pelabuhan Benoa, lanjut Koster, ada pula yang akan berlabuh di Batam dan Tanjung Priok. Ini sesuai dengan apa yang menjadi keputusan Gugus Tugas Nasional. Kapal pesiar berlabuh di Benoa bila sebagian besar ABK-nya berasal dari Bali. Seperti kapal Quantum of The Seas yang tiba hari ini.

“Tapi ini ditangani penuh oleh Gugus Tugas Nasional. Termasuk karantina dan uji swab-nya, jadi bukan lagi rapid test,” jelasnya.

Baca Juga : 5.321 Warga Kulonprogo Terima BLT Dana Desa

Koster memperkirakan sudah ada 12 ribu lebih tenaga kerja (naker) migran asal Bali yang pulang. Baik sebelum ada rapid test, maupun setelah diberlakukan rapid test mulai 22 Maret lalu. Dengan demikian, masih ada sekitar 3000-an yang belum pulang.

Namun, pihaknya meyakini tidak semua sisa naker migran itu akan pulang karena kapal pesiar membutuhkan tenaga untuk merawat kapal meskipun tidak beroperasi. “Pasti ada yang tetap ditugaskan untuk di kapal,” tandasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini