Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

APBD DKI Turun, Fraksi PKS Minta Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2020 |07:30 WIB
APBD DKI Turun, Fraksi PKS Minta Pemprov Siapkan Langkah Antisipasi
Ilustrasi (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta tahun 2020 mengalami penurunan dan berada di angka Rp44,66 triliun. Penurunan itu bertujuan untuk dialihkan terhadap penanganan Covid-19.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin mengatakan, penurunan APBD tersebut karena prediksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami penurunan.

“Ya, itu baru prediksi. Ini karena PAD diprediksi akan mengalami penurunan,” ujar Arifin kepada Okezone di Jakarta, Rabu (6/5/2020).

Hanya saja, dia meminta Pemprov DKI Jakarta untuk mempersiapkan langkah-langkah atau terobosan guna mengantisipsi hal tersebut.

“Karena itu pemprov perlu melakukan langkah-langkah terobosan untuk antisipasi hal tersebut,” terangnya.

Sekadar informasi, Pemprov DKI Jakarta merealokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2020 hingga menyentuh angka Rp44,66 triliun. Penurunan itu bertujuan untuk dialihkan ke penanganan pandemi virus corona atau Covid-19 di wilayah Ibu Kota.

Awalnya, APBD DKI Tahun 2020 tepatnya sebesar Rp87.956.148.476.363 dan setelah realokasi sebagai dampak Covid-19 akhirnya menyusut jadi Rp44.662.206.340.096.

(Rizka Diputra)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement