WASHINGTON - Penegak hukum federal Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki seorang mantan anggota pasukan khusus yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan yang gagal ke dalam wilayah Venezuela. Penyelidikan itu dilakukan terkait dugaan perdagangan senjata.
Hal itu dikatakan pejabat-pejabat penegak hukum AS baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak berdinas, demikian diwartakan VOA.
Penyelidikan atas diri Jordan Goudreau sedang berada pada tahap awal, dan berasal dari sejumlah komentar saling bertentangan yang dibuat Goudreau sejak dia dan sejumlah kecil pasukan tempur relawan pada Minggu (3/5/2020) melancarkan serangan yang ditujukan untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Kemungkinan keterlibatan Goudreau dalam penyelundupan senjata berasal dari penyitaan stok senjata pada Maret oleh polisi di Kolombia. Mitra Goudreau dalam misi itu mengaku memiliki stok senjata itu sebelum menyerahkan diri guna dihadapkan pada tuduhan perdagangan narkotika.
(Rahman Asmardika)