Tidak Ada Kasus Positif Covid-19, Kota Sawahlunto Tetap Ikut PSBB

Rus Akbar, Okezone · Kamis 07 Mei 2020 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 07 340 2210583 tidak-ada-kasus-positif-covid-19-kota-sawahlunto-tetap-ikut-psbb-WcxbbsPN19.jpg Penerapan PSBB mencegah persebaran virus corona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)

SAWAHLUNTO – Pemerintah Kota Sawahlunto menyatakan tetap mengikuti penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), meskipun tidak ada warganya yang terkonfirmasi positif terpapar corona virus disease (covid-19).

Hal ini diambil sebagai langkah bersama melaksanakan PSBB yang diperpanjang oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Baca juga: Cari Alumni Ijtima Gowa, Ganjar: Jangan Takut, Tidak Kami Marahi 

"Sawahlunto tetap ikut melaksanakan PSBB sebagai langkah antisipasi. Lebih baik mencegah daripada mengobati," kata Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Kamis (7/5/2020).

Ia mengatakan, pelaksanaan mengikuti PSBB ini dikarenakan tidak ada yang bisa memperkirakan situasi yang berkembang dalam penularan covid-19. "Sekarang Sawahlunto masih nihil, namun situasi ke depan tidak bisa dipastikan," ujarnya.

Info grafis PSBB. (Foto: Okezone)

Deri menyebut posko pemeriksaan sudah didirikan di beberapa lokasi. Antara lain di batas Kota Kebun Jeruk dari arah Kabupaten Solok dan dekat perbatasan dengan Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung. Tujuannya untuk meningkatkan pengawasan arus orang keluar-masuk pada masa perpanjangan PSBB.

Baca juga: Terapkan PSBB, Status Kota Tegal Kembali Hijau Covid-19 

Sampai Rabu 6 Mei, total orang dalam pemantauan (ODP) di Kota Sawahlunto tercatat 79. Sebanyak 2 orang masih dalam proses pemantauan, sementara 77 lainnya sudah selesai.

Sedangkan untuk orang berstatus pelaku perjalanan dari daerah terjangkit hingga hari ini berjumlah 2.064.

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat telah menetapkan perpanjangan PSBB berlaku pada 6 sampai 29 Mei.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini