Santri Temboro di Aceh Kembali Dinyatakan Sembuh dari Corona

Windy Phagta, Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 13:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 340 2210987 santri-temboro-di-aceh-kembali-dinyatakan-sembuh-dari-corona-rpkwx1PTjH.jpg Ilustrasi penanganan pasien covid-19. (Foto: Dok Okezone/M Aditya PP)

BANDA ACEH — Pasien positif terpapar corona virus disease (covid-19) di Aceh dari Klaster Pondok Pesantren Al Fatah di Desa Temboro, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, ada yang kembali dinyatakan sembuh.

Hal itu sebagaimana disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani.

Baca juga: Lagi, Santri dari Magetan Positif Covid-19 di Aceh

Pasien berinisial AJ (20) tersebut dinyatakan sembuh berdasarkan hasil swab test-nya dengan sistem real time polymerase chain reaction (RT-PCR) di Balai Litbangkes RI Aceh.

"Hasil swab AJ dua kali terakhir, yang diperoleh kemarin dan hari ini, sudah negatif virus corona," ujar Saifullah, Rabu 7 Mei 2020.

Lebih lanjut ia menjelaskan, AJ merupakan salah seorang santri Pondok Pesantren Al Fatah Temboro. Hasil rapid test AJ oleh Gugus Tugas Aceh Tamiang menunjukkan tanda reaktif, kemudian dirujuk ke RSU dr Zainoel Abidin Banda Aceh pada 26 April.

Info grafis virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

Tim Medis Covid-19 RSU dr Zainoel Abidin Banda Aceh melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selain diperiksa dengan sinar-X (rotgen thorak), AJ juga diuji cairan tenggorokan dan hidungnya.

Hasil pemeriksaan oleh Balai Litbangkes RI Aceh, AJ dinyatakan positif corona pada 30 April.

"Alhamdulillah sudah tiga santri penderita covid-19 yang pulang dari Klaster Temboro sembuh di Aceh," ujarnya.

Berdasarkan catatan kasus, lanjut dia, santri yang telah lebih dulu dinyatakan sembuh adalah IJ dan MAH. IJ sembuh setelah hasil swab test-nya yang terakhir negatif pada 29 April.

Sedangkan MAH dinyatakan bebas virus corona pada 30 April usai menjalani perawatan beberapa hari di Pinere, RSU dr Zainoel Abidin Banda Aceh.

Saifullah melanjutkan, jumlah kumulatif covid-19 di Aceh per 7 Mei sebanyak 17 orang. Rinciannya 5 orang dalam perawatan di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota, 11 orang sudah sembuh, dan 1 orang meninggal dunia pada Maret lalu.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Aceh Bertambah Jadi 17 Orang, 7 Masih Dirawat

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP), lanjut dia, sebanyak 1.926 kasus. Ada penambahan sebanyak 6 kasus dibandingkan data kemarin.

Rinciannya dari 1.926 kasus tersebut, sebanyak 1.816 telah selesai masa pemantauan, dan 110 orang lainnya masih proses pemantauan Gugus Tugas Covid-19.

Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 1 kasus menjadi 90 orang. Rinciannya 11 orang dalam perawatan, 73 sudah pulang dan sehat, 1 kasus meninggal dunia. Kasus meninggal ini juga PDP yang meninggal pada Maret lalu.

"Jumlah kasus pasien meninggal dunia tidak ada penambahan, 2 kasus. Itu pun kasus Maret 2020, yakni 1 positif covid-19, dan 1 lagi negatif," tutup Saifullah.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini