Kasus Positif Covid-19 Balikpapan Bertambah, Pasien dari Klaster ABK dan Ponpes Temboro

Amir Sarifudin , Okezone · Jum'at 08 Mei 2020 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 08 340 2211056 kasus-positif-covid-19-balikpapan-bertambah-pasien-dari-klaster-abk-dan-ponpes-temboro-EC4VorBkyO.jpg Petugas medis dengan baju perlengkapan medis menangani pasien yang diduga terinfeksi virus korona di ruang isolasi RSUD dr Iskak, Tulungagung, Jatim, Sabtu (9/2/2020). (Foto : iNews/Anang Agus Faisal)

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengumumkan penambahan dua pasien positif, yaitu dari klaster ABK Kapal dan santri Temboro Magetan.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dalam penjelasan resmi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan, Jumat siang (8/5/2020).

“Hari ini ada penambahan dua positif hasil swab di Balikpapan dari 36 kemarin dengan ditambah hari ini ada 38 positif,” ujar Rahmad bersama Wali Kota Rizal Effendi, Kapolres Kombes Turmudi dan Kepala Dandim I Gusti Agung Sujarnawa, Wakil ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz, Kepala DKK dr Andi Sri Juliarty dan Kepala Dinas Sosial Purnomo.

“Penambahan ini satu dari klaster ABK dan satunya dari klaster Temboro Magetan yang sebelumnya PDP,” ujarnya.

Pemerintah, menurut Rahmad, terus meminta masyarakat disiplin karena perkembangan wabah ini makin hari bertambah seperti hari ini bertambah dua. Untuk PDP, saat ini berjumlah 16 orang dirawat di rumah sakit.

“Kita berdoa mudahan-mudahan cukup tidak ada penambahan lagi. Kita tetap berikhtiar kami bersama jajaran Forkominda betul-betul meminta warga menaati aturan dan imbuan karena ini untuk kebaikan kita semua,” tuturnya.

BIN Gelar Rapid Test Massal di Terowongan Kendal

Pada kesempatan sama, Kepala DKK dr Andi Sri Juliarty menambahkan, untuk klaster ABK ini berarti sudah ada dua positif dari 7 ABK yang ada. Mereka sejak 2 Mei berada di Balikpapan dari Tanjung Santan, Bontang.

“Semua di kapal sudah dicek semua 7 orang. Kapal tug boat tujuh itu dua sudah positif di rumah sakit, 2 menunggu hasil swab ada di wisma menunggu. Dua lagi masih di kapal dia sehat, tapi tetap dikarantina. Satu di mes dia,” ujarnya.

Sebelumnya, kata Andi, pada Maret lalu 1 ABK dari Grogot, Kabupaten Paser, juga positif dibawa ke Balikpapan. Namun, kini sudah pulang karena dua kali hasil swab negatif.


Baca Juga : Pandemi Covid-19, Petugas di Pos Perbatasan Diminta Utamakan Jaga Kesehatan

“Yang ini kasus lama akhir Maret itu dah pulang. Satunya dari Paser dibawa ke Balikpapan,” katanya.

Sementara untuk klaster Temboro Magetan dengan penambahan satu pada Jumat ini (8/5) berarti ada 3 dari klaster Magetan yang dinyatakan positif.

“Kalau tidak salah kan sebelumnya dua sekarang 1 jadi 3 ya Magetan positif,” ucapnya.


Baca Juga : 59 Tenaga Medis Dikarantina, RSUD M Yunus Bengkulu Modifikasi Pelayanan

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini