
Syaifudin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh virus yang belum ditemukan obatnya ini.
"Yang berbahaya adalah cepatnya penularan. Ini sebagai bukti bahwa petugas medis saja bisa terpapar. Apalagi kita-kita yang bebas melakukan apa saja di luar rumah," pungkasnya.
Selain 40 pasien positif, terdapat 96 warga pasien dalam pengawasan (PDP) dan 239 orang dalam pemantauan (ODP) di Pasuruan.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.