BUNGO - Pertambangan Tanpa Izin (PETI) semakin marak di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi. Hal tersebut didasari karena hanya kebutuhan akan kehidupan dan penghidupan warga.
Hal tersebut pun akhirnya menjadi benturan demi benturan antara warga, dan aparat penegak hukum. Salah satunya seperti yang terjadi di sepanjang aliran sungai Pelepat, warga dan petugas yang saat itu melakukan razia akhirnya terjadi bentrok fisik, bahkan menimbulkan korban luka.
Informasi yang dihimpun, bentrokan tersebut berawal ketika 12 anggota kepolisian dari Satreskrim Polres Bungo dan Polsek Pelepat melakukan razia penambangan emas illegal, di sepanjang aliran sungai Pelepat, dan mengamankan dua orang penambang dan barang bukti alat berat.
Usai melakukan razia dan menuju perjalanan pulang, tepat di Desa Baru petugas dihadang oleh ratusan warga yang meminta keduanya dibebaskan. Bersi tegang antara warga dan aparat pun tak terelakan dan saat itu Kapolsek Pelapat, AKP Suhendri berusaha menenangkan warganya, namun tampaknya suasana semakin memanas hingga akhirnya AKP Suhendri ditikam oleh orang tak dikenal tepat dibagian pantatnya.
