BOGOR – Tujuh orang dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19 di Kabupaten Bogor dilaporkan meninggal dunia. Dengan begitu, jumlah PDP yang meninggal dunia mencapai 64 orang.
Bupati Bogor Ade Yasin mengungkapkan ketujuh PDP yang meninggal dunia tersebut yakni laki-laki (43) asal Cigombong, perempuan (20) asal Sukajaya, perempuan (61) asal Leuwiliang, perempuan (25) asal Rumpin, laki-laki (59) asal Rancabungur, perempuan (90) asal Kemang, dan laki-laki (75) asal Kemang.
"Hari ini terkonfirmasi 7 PDP meninggal dunia. Total PDP meninggal dunia jadi 64 orang," jelas Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Rabu 13 Mei 2020.
Sementara untuk PDP yang masih dalam pengawasan di rumah sakit hingga saat ini berjumlah 463 orang dan sudah sembuh 774 orang.

Kemudian, lanjut dia, terdapat penambahan 2 pasien positif covid-19 yakni laki-laki (45) asal Kecamatan Gunung Sindur dan laki-laki (30) asal Kecamatan Cileungsi. Sehingga total pasien positif yang masih dirawat di rumah sakit mencapai 127 orang.
"Pasien positif yang meninggal dunia total 11 orang dan sembuh 22 orang," tambah Ade.
Terakhir, total orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor berjumlah 293 orang.
Ade Yasin pun mengimbau masyarakat mengikuti imbauan pemerintah dengan melakukan social and physical distancing agar memutus mata rantai persebaran covid-19 di Kabupaten Bogor.
"Hindari mudik ke zona merah, meskipun dalam satu kabupaten. Rayakan Idul Fitri secara terbatas dengan mengikuti protokol kesehatan demi memutus mata rantai persebaran virus corona," tandasnya.
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.