57 Rumah Rusak, 5 Warga Terluka Akibat Banjir Bandang di Aceh Tengah

Windy Phagta, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 02:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 340 2213748 57-rumah-rusak-5-warga-terluka-akibat-banjir-bandang-di-aceh-tengah-RQ1HTEL41q.jpg Banjir bandang di Aceh Tengah. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Rabu 13 Mei 2020 sore, merusak 57 rumah. Sementara puluhan warga diungsikan ke lokasi yang lebih aman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ir Sunawardi mengatakan banjir bandang melanda Desa Paya Tumpi Induk, Paya Tumpi Baru, Pinangan, dan Gunung Balohen di Kecamatan, Kebayakan.

"Banjir bandang berdampak pada 31 unit rumah rusak berat, 26 unit rumah rusak sedang. Banjir juga merusak perkebunan warga, 3 unit mobil rusak berat, 1 unit sepeda motor juga turut rusak berat," papar Sunawardi, Kamis (14/5/2020).

Sementara untuk korban jiwa, jelas dia, di Desa Paya Tumbi Baru terdapat 4 korban luka dan Desa Paya Tumpi Induk 1 orang terluka.

"Saat ini posko bersama, tempat pengungsian, dan dapur umum telah didirikan oleh Tagana Dinas Sosial Aceh Tengan di SDN 3 Kebayakan," tambahnya.

Banjir bandang di Aceh Tengah. (Foto: Istimewa)

Kalak BPBD Aceh Tengah Ishak menuturkan bahwa untuk bantuan tanggap darurat Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tengah telah disalurkan dan alat berat sudah berada di lokasi.

Lebih lanjut proses evakuasi dan pembersihan material banjir bandang mulai dilakukan oleh pihak BPBD Aceh Tengah dibantu personel TNI-Polri.

"Saat ini sejumlah personel bersiaga di lokasi kejadian yang terdiri dari TNI-Polri Brimob, BPBD, tenaga medis, dan Tagana," terangnya.

Ishak memerinci di lokasi pengungsian SDN 3 Kebayakan terdapat 10 kepala keluarga atau 33 jiwa. Sementara 15 KK atau 56 jiwa mengungsi ke rumah keluarga dan kerabat.

"Saat ini hujan sudah berhenti serta material lumpur sudah dibersihkan di beberapa akses jalan umum. Jalan Takengon–Bireuen sudah dibuka dan sudah normal kembali," ujarnya.

Jalanan di Desa Daling, Kecamatan Bebesen, tertimbun material lumpur, namun masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini