Banjir Bandang di Aceh Tengah, Puluhan Rumah Rusak Berat

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 340 2213876 banjir-bandang-di-aceh-tengah-puluhan-rumah-rusak-berat-xGWrBBHMf4.jpg Banjir bandang Aceh Tengah (foto: ist)

JAKARTA - Sejumlah daerah di Aceh Tengah diterjang banjir bandang, dalam beberapa hari belakangan, akibat intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Dampak dari banjor bandang tersebut, puluhan rumah mengalami kerusakan berat.

Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB) mendapatkan laporan bahwa ada 31 unit rumah yang mengalami rusak berat. Sementara yang rusak ringan, sebanyak 26 unit rumah.

"Rumah rusak berat berjumlah 31 unit dan rusak sedang 26 unit," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui pesan singkatnya, Kamis (14/5/2020).

 Baca juga: Kabupaten Bener Meriah Aceh Juga Diterjang Banjir Bandang

Jati membeberkan, update yang diterima per tadi malam dari BPBD setempat, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan kepada warga serta mengerahkan alat berat.

Banjir

Baca juga: BPBD Terus Mendata Jumlah Korban hingga Dampak Materiil Banjir Bandang Aceh Tengah

Nantinya, alat berat yang berada di lokasi akan segera digunakan untuk membersihkan material banjir bandang. Pemerintah daerah yang dimotori BPBD dibantu personel TNI, Polri dan Tagana bekerja untuk memastikan proses evakuasi dan pembersihan material longsor, terutama pada akses jalan.

"Akses Jalan Takengan-Bireueun telah dibuka dan berjalan normal kembali," ucapnya.

Banjir bandang yang melanda sejumlah daerah di Aceh pada Rabu, 13 Mei 2020, kemarin diakibatkan karena tingginya curah hujan. Namun, BNPB mendapatkan laporan bahwa hujan telah mereda pada malam tadi.

"Adapun, wilayah terdampak di kabupaten ini berada di beberapa Kecamatan. Di wilayah Kecamatan Kebayakan, desa terdampak banjir bandang yakni Desa Paya Tumbi Induk, Paya Tumpi Baru, Pinangan dan Gunung Balohen," ujar Jati.

"Kecamatan Bebesan, desa yang terdampak di Desa Daling. Jalan kampun Desa Daling tertimbun material lumpur. Namun, jalan tersebut masih bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini