Dengan format seperti ini, terlihat beberapa stand kosong tanpa penjual maupun barang dagangannya. Sehingga, format physical distancing atau pembatasan fisik pun bisa tetap terjaga.
Baca Juga : Update Covid-19 di Indonesia 14 Mei 2020 : Positif 16.006 Orang, 3.518 Sembuh, 1.043 Meninggal
Protokol kesehatan lainnya juga terlihat disetiap penjuru pasar. Mulai dari penempatan hand sanitizer dan pengukuran suhu tubuh juga terlihat di pintu masuk pasar. Hal tersebut tak lain untuk menjaga securitas pada penjual dan pembeli yang tengah berbelanja.
"Jadi physical distancing berseiring dengan proses perekonomian supaya roda ekonomi tetap bergulir," bebernya.
Perempuan kelahiran Surabaya ini juga berharap bila format pasar ganjil genap ini bisa diterapkan di wilayah Jawa Timur lainnya. "Format ini tidak hanya untuk yang sedang PSBB, saya rasa se-Jawa Timur dan daerah-daerah lain juga bisa dijadikan role model," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.