Sempat Acungkan Arit, Satu Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Ogan Ilir Menolak Dievakuasi

Era Neizma Wedya, iNews · Jum'at 15 Mei 2020 21:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 15 610 2214786 sempat-acungkan-arit-satu-keluarga-pasien-positif-covid-19-di-ogan-ilir-menolak-dievakuasi-8E7ZQ9X28g.jpg Foto: Shutterstock

OGAN ILIR - Penolakan saat akan dievakuasi terjadi di Desa Sungai Pinang, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, Jum’at (15/5/2020). Satu keluarga pasien terkonfirmasi positif COVID-19 menolak untuk diisolasi ke RSUD Kabupaten OI.

Diketahui bahwa sebelumnya kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Ogan Ilir melonjak menjadi 26 kasus, Kamis (14/5/2020). Dan sebelumnya hanya ada 9 kasus positif COVID-19.

Kasus positif tersebut melonjak drastis usai dilakukan tracking dan tes SWAB kepada keluarga pasien terkonfirmasi positif terdahulu. Dan ternyata 16 orang satu keluarga tersebut terkonfirmasi positif COVID-19.

Namun saat akan dievakuasi ada penolakan sehingga semalam baru 5 orang dan siang ini 8 orang. Tersisa tiga orang lagi yang belum dievakuasi. Pada saat akan dievakuasi bahkan ada oknum keluarga yang mengacungkan senjata tajam berupa arit agar keluarganya tidak dibawa petugas kesehatan. Sehingga hanya 5 orang yang bisa dievakuasi dari desa tersebut.

"Alhamdulilah, barusan 8 orang sudah kita evakuasi. Semalam (Kamis malam) baru 5, sekarang nambah lagi yang bisa dievakuasi," ujar Camat Sungai Pinang, Edi Rahmat Jumat (15/5/2020).

Dijelaskan Edi, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penolakan tersebut dari warganya, mulai dari faktor malu, hingga ketakutan jika tak mendapat perlakuan layak saat diisolasi.

"Banyak yang dipikirkan oleh yang akan diisolasi, termasuk rumah yang ditinggalkan, rasa malu dengan tetangga, namun kita akan terus memberikan pengertian,” jelasnya.

Selain itu pihaknya akan terus memberikan pengertian secara persuasif kepada keluarga yang positif terpapar Covid-19 itu, agar mau dievakuasi.

Pihaknya menjamin mereka mendapat perlakuan yang layak dan optimal agar mereka dapat sembuh dari virus tersebut

"Syukur Alhamdulillah, tadi begitu mobil ambulan datang, 8 orang tadi langsung masuk ke Ambulans, walaupun ada beberapa yang belum ikut, kita tetap akan berikan pemahaman," katanya.

Dan untuk keluarga yang ditinggalkan nantinya akan dapat menerima bantuan yang layak pasca ditinggal oleh keluarga yang positif terpapar Covid-19. Hingga pasien yang di isolasi tenang menjalani rangkaian perawatan hingga sembuh dari virus corona.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini