JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus adanya dugaan korupsi di tubuh PT Dirgantara Indonesia (Persero). Saat ini, KPK sedang mngumpulkan alat bukti terkait dugaan kasus rasuah di tubuh salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.
Demikian diungkapkan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menanggapi adanya informasi penetapan tersangka mantan petinggi PT Dirgantara Indonesia. KPK enggan membuka terang apakah sudah ada tersangka dalam dugaan kasus rasuah di PT Dirgantara Indonesia.
"Dapat kami sampaikan bahwa saat ini KPK sedang melakukan pengumpulan alat bukti terkait kasus di PT DI tersebut," ujar Ali saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2020).
KPK disebut-sebut telah menetapkan dua orang terkait dugaan kasus korupsi di tubuh PT Dirgantara Indonesia. Ali menjawab diplomatis terkait penetapan dua orang tersebut. Ia mengaku belum bisa mengumumkan secara resmi terkait penetapan tersangka itu ke publik.

Hal itu, ditekankan Ali, merujuk kebijakan baru yang diambil oleh pimpinan KPK jilid V. Hasil rapat pimpinan KPK jilid V memutuskan bahwa kebijakan baru itu yakni akan mengumumkan tersangka ke publik setelah proses penangkapan dan penahanan rampung.
"Kami belum dapat mengumumkan detail kasus dan tersangka dalam kasus tersebut saat ini sesuai dengan kebijakan baru yang ditetapkan oleh Pimpinan KPK," ujar Ali.
"Kami akan mengumumkan tersangka saat penangkapan atau penahanan dilakukan. Kami berharap rekan-rekan wartawan dapat memahami kebijakan baru ini," sambungnya.
Hingga kini, belum diketahui kasus apa yang sedang didalami KPK terkait PT Dirgantara Indonesia. Sebab, dijelaskan Ali, pihaknya masih mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang dugaan kasus korupsi ini.
"Setelah mengumpulkan bukti-bukti yang cukup dan diperoleh keterangan saksi-saksi, sehingga perkara tersebut menjadi terang, berikutnya KPK pasti akan menyampaikannya kepada rekan-rekan wartawan perihal perkara apa, alat buktinya apa saja dan siapa tersangkanya," katanya.
"Saat ini kita berikan kesempatan kepada penyidik untuk dapat menyelesaikan tugasnya dengan sebaik-baiknya," pungkas Ali.
PT Dirgantara Indonesia merupakan satu-satunya perusahaan yang bergerak di industri pesawat terbang di Indonesia. PT Dirgantara tercatat memproduksi berbagai pesawat dan helikopter, senjata, serta jasa pemeliharaan untuk mesin-mesin pesawat.
Dirgantara Indonesia juga disebut sebagai perusahaan sub-kontraktor untuk industri pesawat terbang besar di dunia seperti Boeing, Airbus, serta Fokker. Dugaan korupsi di PT Dirgantara Indonesia diduga terjadi sudah cukup lama
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.