Tenaga Kesehatan di Bengkulu Positif Covid-19 Bertambah Jadi 31 Orang

Demon Fajri, Okezone · Senin 18 Mei 2020 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 18 340 2215749 tenaga-kesehatan-di-bengkulu-positif-covid-19-bertambah-jadi-31-orang-pJR4a2ZTBY.jpg Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu, Herwan Antoni. (Foto : Ist)

BENGKULU – Sebanyak 31 tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Bengkulu dinyatakan positif virus corona (Covid-19). Puluhan nakes tersebut tersebar di lima daerah, yaitu Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Utara, Kepahiang, Seluma, dan Kabupaten Bengkulu Selatan.

Nakes terbanyak yang dinyatakan positif Covid-19 berada di Kota Bengkulu dengan 23 kasus. Disusul Bengkulu Utara dengan 5 kasus nakes positif Covid-19, diiringi Kepahiang 1 kasus, Seluma 1 kasus, dan Bengkulu Selatan 1 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni mengatakan, hasil swab yang diterima pada Minggu 17 Mei 2020 dari laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat, sebanyak 196 sampel.

Jumlah sampel yang diterima tersebut, kata Herwan, 9 orang dinyatakan positif Covid-19. Dari 9 kasus konfirmasi itu, terang Herwan, 7 di antaranya tenaga kesehatan.

Warga menjalani rapid test Covid-19. (Ilustrasi/Dok Okezone.com/Heru Haryono)

Rinciannya, 5 orang rumah sakit rujukan, 2 orang tenaga kesehatan dari Dinkes Provinsi Bengkulu, dan 2 warga.

Selain itu, sambung Herwan, dari 196 sampel yang diterima tersebut 86 di antaranya merupakan tenaga kesehatan, yang hasilnya dinyatakan negatif Covid-19. IA mengatakan, nakes yang dinyatakan negatif Covid-19 sudah diperbolehkan bekerja.

''Tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan hasil tersebut (negatif) dipersilahkan bekerja kembali seperti biasa, sesuai tugas pokok masing-masing di Rumah Sakit Rujukan RSUD M Yunus Bengkulu,'' kata Herwan, dalam keterangan yang diterima Okezone, Senin (18/5/2020).

Saat ini, terang Herwan, sampel swab yang belum keluar masih tersisa 218 sampel. Baik dari laboratorium Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang, Sumatera Selatan, maupun laboratorium Unand Padang, Sumatera Barat.


Baca Juga : Tolak Naik Ambulans, Pasien Reaktif Corona Pilih Pakai Motor ke Rumah Sakit

''Kami menerima 196 sampel swab dari Unand Padang, Sumatera Barat. Dari 196 sampel, 14 invalid dan 9 sampel dinyatakan positif Covid-19,'' ujar Herwan.


Baca Juga : Puluhan Warga Dikalungkan Papan Bertulis 'Saya Malu Tidak Memakai Masker'

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini