nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Trump Ancam Setop Pendanaan WHO Selamanya

Rachmat Fahzry, Okezone · Selasa 19 Mei 2020 12:12 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 19 18 2216390 trump-ancam-setop-pendanaan-who-selamanya-gIqLC6UQJI.jpg Presiden AS Donald Trump. (Foto/White House)

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghentikan dana bantuan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Trump menangguhkan kontribusi AS kepada WHO bulan lalu, menuduhnya mempromosikan "disinformasi" China mengenai wabah virus corona, meskipun para pejabat WHO membantah tuduhan tersebut.

"Jika WHO tidak berkomitmen untuk perbaikan substantif besar dalam 30 hari ke depan, saya akan mepermanenkan dana bantuan AS untuk pendanaan WHO permanen dan mempertimbangkan kembali keanggotaan kami," kata Trump menunjukkan surat yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Adhanom Ghebreyesus kepada di Twitter.

Sebelumnya, Trump mengatakan WHO telah "melakukan pekerjaan yang sangat menyedihkan" dalam penanganan virus corona.

Pertemuan

Sementara itu, perwakilan dari 194 negara anggota Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan bertemu secara virtual untuk acara tahunan Majelis Kesehatan Dunia ke-73.

Pandemi virus corona akan menjadi topik pembahasan utama.

Berbagai pertanyaan akan diajukan tentang bagaimana virus ini bisa menginfeksi lebih dari 4,5 juta orang, dan membunuh lebih dari 300.000.

Setiap tahun, negara-negara berkumpul di majelis untuk meninjau pekerjaan badan kesehatan PBB itu, dan menetapkan prioritas untuk satu tahun ke depan.

Uni Eropa diperkirakan akan memimpin permintaan internasional, bersama sejumlah negara termasuk Inggris, Australia, dan Selandia Baru, untuk penelahaan tentang bagaimana pandemi Covid-19 telah ditangani dan pelajaran apa saja yang bisa diambil.

Juru bicara Uni Eropa Virginie Battu-Henriksson mengatakan beberapa pertanyaan kunci perlu dijawab sebagai bagian dari proses penelahaan.

"Bagaimana pandemi ini menyebar? Apa epidemiologi di baliknya? Semua ini sangat penting bagi kita untuk melangkah maju. Untuk menghindari pandemi lain seperti ini."

Namun, katanya, sekarang bukan saatnya untuk "saling menyalahkan".

Pada pertemuan tersebut, WHO kemungkinan bakal mendapat banyak tekanan terkait caranya menangani pandemi.

Juru bicara WHO dr. Margaret Harris mengatakan: "Majelis Kesehatan Dunia selalu jadi kesempatan untuk melakukan banyak pengawasan [terhadap WHO]."

Tapi, ia menambahkan, organisasi itu akan tetap "fokus" untuk bekerja dalam memimpin respon keseluruhan, serta dalam sains dan solusi untuk pandemi ini.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini