Sengaja Batuk dan Meludah di Queensland Australia Harus Tes Covid-19

Rachmat Fahzry, Okezone · Rabu 20 Mei 2020 13:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 18 2216988 sengaja-batuk-dan-meludah-di-queensland-australia-harus-tes-covid-19-rfCTQaqb3F.jpg Ilustrasi. (Foto/Shutterstock)

BRISBANE - Siapa pun yang sengaja batuk atau meludahi seseorang di Queensland, Australia wajib menjalani tes COVID-19.

Menteri Kepolisian Mark Ryan mengatakan otoritas kesehatan perlu memaksa pelaku yang sengaja batuk atau meludah untuk menjalani pengujian.

"Itu tindakan tercela bagi seseorang yang dengan sengaja batuk, bersin, atau meludahi orang lain," katanya mengutip ABC Australia, Rabu (20/5/2020).

"Sulit dipercaya bahwa perilaku seperti ini sedang terjadi, tetapi sayangnya itu terjadi, baik di sini maupun di luar negeri," lanjutnya.

Awal tahun ini, Pemerintah memberlakukan hukuman baru, termasuk denda hingga AUD13.300 (sekira Rp128 juta) atau 14 tahun penjara, bagi siapa pun yang sengaja batuk, meludah, atau bersin kepada orang lain.

Ryan mengatakan undang-undang baru yang diusulkan untuk mengurangi stres selama pandemi COVID-19.

"Itu perilaku yang memalukan dan pengujian yang diperpanjang ini akan memberi korban akses ke informasi penting tentang status infeksi COVID-19 pelaku," ujarnya.

Lebih dari 1.050 orang di Queensland telah dinyatakan positif COVID-19, dan enam orang meninggal.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini