JAKARTA - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan tidak ada relaksasi atas pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Mohon untuk tidak dimaknai itu sekarang sudah dilakukan," kata Yuri dalam telekonferensi, Rabu (20/5/2020).
Dia menjelaskan, pemahaman dan informasi yang tidak benar mengenai relaksasi PSBB bisa berbahaya. "Kalau kemudian relaksasi tidak terukur maka yang terjadi penularan-penularan baru," jelas dia.
Masyarakat, kata dia, akan kembali tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk menghindari merebaknya virus corona.
"Karena ada yang merasa tidak perlu pakai masker, merasa tidak perlu jaga jarak, merasa tidak perlu menghindari kerumuman," jelas dia.