2 Kapal Berisi Ratusan Pengungsi Rohingya Tak Mengarah ke Indonesia

Windy Phagta, Okezone · Rabu 20 Mei 2020 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 20 340 2216861 2-kapal-berisi-ratusan-pengungsi-rohingya-tak-mengarah-ke-indonesia-jLzjvU5EwW.jpg Ilustrasi (Okezone)

BANDA ACEH - Dua kapal yang mengangkut ratusan pengungsi Rohingya, Myanmar sudah tidak terlihat mengarah ke perairan Indonesia, khususnya Aceh. Kabar terakhir mereka sempat mengarah ke Aceh dalam posisi di perairan Pulau Andaman.

Dirpolairud Polda Aceh, Kombes Pol Jemmy Rosdiantoro mengatakan, kapal motor yang mengangkut pengungsi Rohingya hingga kini tidak terpantau masuk perairan Aceh. Setelah razia rutin dilakukan pihaknya.

"Sampai saat ini tidak ada kapal motor yang dilaporkan membawa imigran Rohingya masuk perairan Aceh. Kami terus memantau perairan Aceh untuk memastikan apakah ada kapal imigran tersebut atau tidak," kata Jemmy Rosdiantoro dalam keterangannya, Selasa (19/5).

Sebelumnya, diinformasikan 500 imigran Rohingya menggunakan dua kapal motor menuju Malaysia mereka terpantau di perairan Andaman. Namun, kata Jemmy, tidak menutup kemungkinan mereka akan singgah di Indonesia dalam berbagai keperluan.

“Memang benar ada sekitar 500 orang pengungsi Rohingya dari Myanmar bergerak menuju Malaysia menggunakan 2 kapal motor, tidak menutup kemungkinan karena satu dan lain hal akan singgah di Indonesia,” ujar Jemmy.

Menurutnya Indonesia belum meratifikasi masalah pengungsi, dikawathirkan jika singgah di Indonesia akan membuat masalah baru apalagi dalam situasi wabah virus corona (Covid-19).

Untuk itu pihaknya menginstruksikan seluruh satuan Polairud setiap Polres di Aceh untuk melakukan patroli laut dan mengantisipasi masuknya pengungsi Rohingya ke Indonesia, khususnya ke Aceh. Begitupun, masyarakat dan nelayan diminta ikut memantau pergerakan ratusan pengungsi tersebut.

Jika sudah memasuki perairan Indonesia, khususnya Aceh ia meminta agar segera dilaporkan untuk mengambil langkah menghadapi pengungsi dari Myanmar ini. Jika perlu kata Jemmy, tidak diarahkan ke daratan.

“Upayakan tidak di arahkan ke darat, bila perlu bantuan segera kita penuhi dan kemudian di persilahkan melanjutkan perjalanan ke tempat tujuannya,” ucapnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini