Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Lobster

Demon Fajri, Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 22 340 2218168 polisi-gagalkan-penyelundupan-600-kg-lobster-RFhp6Knb4T.jpeg Mobil yang disita polisi penyelundupan lobster (foto: istimewa)

BENGKULU - Jajaran Tipiter Satuan Reskrim Polres Kaur Polda Bengkulu, menggagalkan penyelundupan 600 kilogram (Kg) udang laut, atau lobster segar yang bobot per ekornya di bawah 2 ons. Rencananya lobster dari Kabupaten Kaur itu akan dibawa ke Provinsi Lampung.

Untuk mengelabui petugas, lobster tersebut diawetkan dengan air laut lalu dimasukkan dalam drum dan dibawa menggunakan mobil L300 merek Mitsubishi bernopol BE 8194 XC, yang dikemudikan pria berinisial El (45), warga Kota Krui Pesisir Barat.

''Sopir mobil, 600 kg udang laut dan satu unit mobil kita amankan,'' kata Kapolres Kaur, AKBP Puji Prayitno melalui Kasat Reskrim, Iptu Pedi Setiawan, dalam keterangan yang diterima Okezone, Jumat (22/5/2020).

 Lobster

Mobil berisikan udang laut itu, terang Pedi, diamankan saat melintas di kawasan Taman Bineka Desa Sinar Pagi, Kecamatan Kaur Selatan, Kabupaten Kaur. Di mana saat diperiksa bobot lobster di bawah 2 ons.

''Bobotnya di bawah 2 ons yang menyalahi prosedur,'' jelas Pedi.

Pelaku, sampai Pedi, dijerat dengan Peraturan Menteri Kelautan Dan Perikanan, Republik Indonesia, Nomor 12/PERMEN-KP/2020, tentang Pengelolaan Lobster (Panulirus Spp.), Kepiting (Scylla Spp.), dan Rajungan (Portunus Spp.) di Wilayah Negara Republik Indonesia, kepiting dan rajungan.

Selain itu, tambah Pedi, pelaku juga melanggar Pasal 92 UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

''Sopir mobil masih dimintai keterangan,'' pungkas Pedi.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini