nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Cemas Tak Bisa Lebaran Bersama Keluarga

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 21:28 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 23 1 2218676 pasien-covid-19-di-wisma-atlet-cemas-tak-bisa-lebaran-bersama-keluarga-JdKvxFFK2K.jpg RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta (Kementerian PUPR)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, cemas karena tak bisa pulang untuk berlebaran bersama keluarganya.

"Oleh karena itu kecemasan untuk ingin ketemu keluarga, kecemasan untuk bisa berlebaran dengan keluarga ini yang menjadi dominan," kata Yurianto dalam jumpa pers live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Hal itu disampaikan Yurianto setelah Gugus Tugas Nasional meninjau langsung kondisi pasien corona yang dirawat di RSD Wisma Atlet, hari ini.

Menurut Yurianto, pasien Covid-19 di Wisma Atlet juga memiliki permasalahan psikologis. Mengingat, dalam pelaksanaan isolasi mandiri, mereka tidak diperkenankan untuk dijenguk siapapun.

"Ini lah yang secara spesifik menimbulkan permasalahan permasalahan psikologis apalagi tidak boleh ditengok oleh keluarganya, dan saat ini adalah menjelang Ramadhan menjelang Idul Fitri," papar Yurianto.

 Virus corona

Terkait kunjungannya ke Wisma Atlet, Yurianto memaparkan bahwa, pihaknya melihat seluruh sistem sudah berjalan sesuai dengan SOP yang diberlakukan.

Pasalnya, kata Yurianto, ada beberapa kekhasan terkait dengan manajemen RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran. Pertama adalah bahwa ini rumah sakit yang sudah dinyatakan sebagai rumah sakit karantina artinya seluruh fasilitas yang ada di rumah sakit yang berada di dalam pagar rumah sakit yang berada di dalam pagar Wisma Atlet adalah daerah karantina.

"Oleh karena itu ini tidak akan sama dengan rumah sakit yang sudah biasa kita lihat dimana orang lebih bebas untuk keluar masuk tapi di dalam kaitan untuk RS darurat ini maka akan betul betul diberlakukan zonasi kekarantinaan," papar Yurianto.

Dengan begitu, Yurianto memastikan bahwa siapapun tidak bisa sembarangan keluar masuk di Wisma Atlet. Kecuali mereka yang memiliki kepentingan di lokasi tersebut.

"Di mana seluruh daerah yang berada di pagar komplek ini adalah daerah kuning artinya memang sudah sangat dibatasi siapa siapa yang boleh mengakses wilayah rumah sakit ini," tutup Yurianto.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini