Modus-Modus Pemudik Akali Petugas di Pelabuhan Merak

Muhammad Rosyadi, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 02:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 23 340 2218322 modus-modus-pemudik-akali-petugas-di-pelabuhan-merak-CFCefeCNnr.jpg ist

CILEGON - Kepolisian Daerah Banten terus memperketat penjagaan menuju Pelabuhan Merak. Hal itu dilakukan setelah ditemukannya para pemudik yang nekat dengan berbagai modus.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar melalui Kabid humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, sampai dengan H-2 Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Polda Banten dengan gugus tugas penangan covid-19,TNI dan Pemerintah Daerah telah melakukan upaya-upaya dengan melakukan Filtelirasasi dan penyekatan.

"Kendaraan yang menyebrang dari pelabuhan merak ini sebanyak 132 unit membawa logistik dan perjalanan dinas, aktivitas pelabuhan sangat sepi, sudah tidak ada kendaraan pribadi hanya barang sama logistik. Ini tandanya kesadaran masyarakat untuk tidak mudik sudah bagus," kata Edy Sumardi saat di wawancara awak media, Jum'at (22/5/2010)

Edy menjelaskan, Kepolisian sejak awal penerapan larangan mudik telah mendirikan beberapa titik penyekatan untuk menghalau pemudik. Mereka yang nekat mudik akan diminta putar balik.

"Sampai Dengan saat ini kita telah berhasil melakukan upaya penyekatan menghalau upaya masyarakat yang akan mudik, berbagai macam modus mudik terjadi seperti menggunakan jasa truk, jasa travel, sampai dengan sepeda motor pemudik yang diangkut dalam truk seolah-olah truk logistik," ujarnya.

Edy mengimbau terkait perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H sesuai anjuran pemerintah dan kementerian agama diharapkan masyarakat untuk melakukan sholat Idul Fitri di rumah saja dan tidak melakukan pawai takbiran dijalanan.

"Kebijakan ini bertujuan untuk memutus penyebaran mata rantai covid-19, dan kegiatan yang kami laksanakan merupakan wujud dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah," tutupnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini