nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bupati Banyuwangi Siapkan Pelayanan Publik di Era New Normal

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 03:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 23 519 2218325 bupati-banyuwangi-siapkan-pelayanan-publik-di-era-new-normal-wyYtUFU3rV.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi telah menyiapkan skenario new normal dalam bidang pelayanan publik namun tetap memberlakukan protokol kesehatan Covid-19.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bila new normal yang diberlakukan di Kabupaten Banyuwangi bukanlah suatu pelonggaran dalam penanganan Covid-19 melainkan tetap berpedoman pada protokol kesehatan yang ada.

"New normal itu bukan pelonggaran. Keseharian kita jelas tidak bisa kembali seperti era sebelum adanya pandemi Covid-19. New normal artinya kesehatan dan kebersihan tetap menjadi pilar utama keseharian," ujar Azwar Anas melalui siaran pers pada Jumat (22/5/2020).

Anas menjelaskan pelayanan publik di era new normal mewujudkan pelayanan prima berbasis protokol kesehatan. Dimana setiap pelayanan publik akan dilengkapi dengan alat penunjang kesehatan, mulai alat pengecek suhu tubuh, sanitasi yang layak, alat pencuci tangan, hand sanitizer, semua diwajibkan bermasker, hingga alat pelindung diri (APD) bagi petugas.

"Warga yang tidak bermasker, tidak boleh masuk. Makanya dia tidak bisa mengurus dokumen atau perizinan yang diinginkannya," ucap politisi PDI Perjuangan ini.

Selain diwajibkan mematuhi protokol kesehatan kepada petugas dan masyarakat, ruangan kerja juga akan terus dijaga kebersihannya.

"Setiap selesai jam kantor, semua ruangan disemprot disinfektan. Biar hemat produksi hand sanitizer perlu menggandeng SMK untuk bikin berbahan dasar tanaman yang kualitasnya sama sepadan dengan pabrikan yang lebih mahal," jelasnya.

Meski sejauh ini pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi banyak dilakukan secara online, namun menurut Anas ada beberapa hal yang tak bisa dilakukan secara online dan mengharuskan adanya kontak fisik dengan masyarakat.

"Semuanya akan dilakukan bertahap. Kami akan memulai persiapan terlebih dahulu, simulasi, sehingga siap jika pemerintah pusat memberi komando," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini