"Ada yang namanya jalur penerbangan whisky For five, di sisi utara pulau Jawa. Semua pesawat dari belahan dunia manapun, pasti akan melewati jalur tersebut. Mulai dari pesawat dari Australia mau ke arah timur juga melewati wilayah udara tersebut," paparnya.
Di atas udara Bandara Adi Soemarmo saja, sedikitnya ada 65 frekuensi penerbangan yang melintas. Meski saat ini penerbangan dalam kondisi sepi, bukan berarti di udara tidak ada pesawat yang melintas.
Di hari pertama lebaran, ungkap Dheny, terpantau ada lima balon udara yang dilepaskan. Sementara di hari kedua lebaran, ada delapan balon udara yang dilepaskan.
"Dan bagi masyarakat yang melanggar akan terkena sanksi sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Dengan sanksi maksimal dua tahun penjara dan denda paling sebanyak Rp500 juta," terangnya.
Sebenarnya, ungkap Dheny, tidak ada larangan untuk menerbangkan balon udara yang selama ini menjadi tradisi bagi masyarakat di beberapa daerah.