SEOUL - Para pejabat Korea Selatan pada Rabu (27/5/2020) melaporkan jumlah tertinggi kasus baru virus corona di negara itu dalam tujuh pekan terakhir. Peningkatan itu dicatat di saat Korea Selatan melonggarkan pembatasannya.
Dalam pengarahan harian di Seoul yang dilansir VOA, Wakil Menteri Kesehatan Korea Selatan Kim Kang-lip mengatakan 37 dari 40 kasus baru terkait dengan perebakan baru-baru ini dari kelab-kelab malam di Itaewon, distrik multikultural di Seoul. Kim mengatakan tiga lainnya tertular dari luar negeri.
Semua kecuali empat dari kasus-kasus baru ini ditemukan ada di daerah-daerah padat penduduk di Seoul, di mana para petugas berusaha keras menghentikan penularan yang terkait dengan kelab-kelab malam, tempat-tempat karaoke dan sebuah gudang perusahaan e-commerce.
Kim mengatakan pihak berwenang sedang mengawasi gudang tersebut yang dimiliki perusahaan e-commerce lokal Coupang, setelah menemukan puluhan kasus virus corona yang terkait dengan pekerja di sana. Kim mengatakan mereka menduga perusahaan itu tidak menerapkan regulasi dasar terkait Covid-19 di tempat kerja, dan mereka sedang memeriksa 3.600 pegawai perusahaan itu.
Korea Selatan telah melaporkan 268 kematian dan 11.265 kasus, setelah berusaha menanggulangi perebakan wabah itu sebelumnya.
Lonjakan itu terjadi sementara dua juta pelajar di negara itu kembali ke sekolah pada Rabu (27/5/2020).
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.