"Oleh karena itu, pemerintah harus transparan dengan membuka data usia PDP di Indonesia. Karena, ketika mulai jatuh korban anak-anak itu menandakan bahwa penanganan pemerintah terhadap wabah Covid-19 adalah buruk," tambah dia.
Retno juga meminta pemerintah menyiapkan rumah sakit rujukan khusus anak yang terinfeksi Covid-19.
"Kalau pun menggunakan rumah sakit rujukan yang saat ini sudah ada tetap harus dipastikan apakah ada ruang isolasi khusus anak," ucap Retno.
Baca juga: Sekolah Akan Dibuka, Wali Murid: Kesehatan Anak-Anak Lebih Berharga Daripada Nilai Rapor
Ia pun mendorong agar pemerintah melibatkan IDAI ketika sudah ada pasien anak. Pasalnya, penanganan pasien anak positif corona tentu saja berbeda dengan memperlakukan pasien dewasa.
"Selain itu, dokter paru untuk anak juga keharusan yang tidak bisa ditawar di rumah sakit rujukan," jelas dia.