Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kematian George Floyd: 68 Jurnalis Ditangkap atau Diserang saat Meliput Demonstrasi di AS

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Senin, 01 Juni 2020 |14:27 WIB
Kematian George Floyd: 68 Jurnalis Ditangkap atau Diserang saat Meliput Demonstrasi di AS
Seorang reporter dilecehkan saat meliiut protes kematian George Floyd di Phoenix. (Foto/CPJ)
A
A
A

NEW YORK – Sebanyak 68 jurnalis ditangkap, diserang atau dirusak peralatannya saat meliput kerusuhan di Amerika Serikat, yang terpicu kematian pria kulit hitam, George Flyod.

Mengutip The Globe and Mail, Senin (1/6/2020) Komite untuk Melindungi Jurnalis (CPJ), yang berbasis di New York, dalam sebuah pernyataan mengatakan bahhwa tindakan penangkakan dan penyerangan kepada jurnalis tidak dapat diterima dan upaya untuk mengintimidasi wartawan.

Serangan-serangan kepada jurnalis telah menyebar luas, berdampak pada setiap jenis jurnalis, fotografer, reporter, tokoh pertelevisian, dan videografer.

Beberapa dari mereka bekerja untuk jaringan besar seperti Fox, NBC dan CNN. Sedangkan yang lain bekerja untuk surat kabar, seperti Los Angeles Times. Banyak dari mereka adalah pekerja lepas, yang tanpa perlindungan dari perusahaan besar.

Di Minneapolis, tempat protes pertama kali terjadi setelah pembunuhan George Floyd pada 25 Mei, reporter CNN Omar Jimenez dan krunya ditangkap dan diborgol oleh polisi. Mereka ditangkap saat merekam jalan yang hampir kosong.

Gubernur Minnesota meminta maaf atas penangkapan para jurnalis.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement