Skema Pendidikan di Malang Raya saat Transisi New Normal

Avirista Midaada, Okezone · Senin 01 Juni 2020 13:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 01 519 2222795 skema-pendidikan-di-malang-raya-saat-transisi-new-normal-1cncPyVkm7.jpg Wali Kota Malang Sutiaji (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG – Memasuki semester ganjil tahun ajaran baru 2020–2021,sejumlah sekolah mulai PAUD hingga SMP di Malang raya tampaknya masih harus melakukan proses pembelajaran secara daring atau online dari rumah, meski transisi new normal.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, akan memperpanjang masa pembelajaran dari rumah di masa transisi new normal usai penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Pendidikan masuk, tapi masih di rumah, sambil kita tunggu proses selanjutnya,” ujar Sutiaji pada Senin (1/6/2020).

Pihaknya memutuskan belum akan mengizinkan anak–anak belajar di sekolah lantaran banyak masukan yang datang terkait penerapan pembelajaran di tengah masa new normal.

“Bahwa banyak masukan ke kami, yang meminta untuk belajar di rumah. Akan kami pantau efektivitasnya. Awalnya kita sodorkan separuh-separuh. Kita memang belum terbiasa daring,” beber pria kelahiran Lamongan ini.

Namun Sutiaji mengakui bila dirinya tengah meminta Dinas Pendidikan menyiapkan skema bila sekolah akan kembali masuk dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

“Bahwa ketika anak sekolah, maka akan dijaga masalah kesehatan, physical distancingnya. Tapi kalau masyarakat masih takut, kita akan pakai daring (online) sambil menunggu dari pusat,” tuturnya.

Baca Juga : Jelang New Normal, Polisi Bentuk 284 Kampung Siaga Covid-19

Sementara itu Bupati Malang Sanusi mengungkapkan juga masih akan memperpanjang pembelajaran secara daring dari rumah masing – masing. Meski demikian pihaknya mengakui tengah mempertimbangkan skema penyiapan masuk sekolah, bilamana ada instruksi dari pemerintah pusat supaya sekolah diperbolehkan masuk.

“Sekolah nanti dibagi, diperpanjang (belajar secara online dari rumah) sampai 14 Juni 2020. setelah itu kita atur masuknya separuh-separuh. Itu sampai tanggal 15, nanti setelah itu, kalau petunjuknya dari pusat online, ya online. Kalau nanti harus masuk, nanti akan kita atur separuh kelas. Masuk pagi dan sore,” terang Sanusi.

Sebagai informasi tiga daerah di Malang raya, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu memasuki masa transisi menuju new normal sejak 31 Mei 2020, setelah masa PSBB diputuskan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berakhir.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini