Polda DIY Terus Berantas Klitih di Tengah Pandemi Covid-19

krjogja.com, · Selasa 02 Juni 2020 20:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 510 2223493 polda-diy-terus-berantas-klitih-di-tengah-pandemi-covid-19-eHafTmRTGH.jpg Ilustrasi

BANTUL – Tidak ada pengenduran sedikit pun yang dilakukan Polda DIY dalam memberantas kejahatan di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Termasuk pengawasan aksi klitih yang belakangan marak terjadi.

“Aparat tidak pernah melonggarkan pengawasan, walaupun konsentrasi utama lebih pada penanganan pandemi. Bahkan aparat semakin intens dalam melakukan Patroli, demi terselenggaranya kenyamanan warga,” ujar Analis Bijak Ditlantas Polda DIY Kompol Dhanang B Anggoro seperti dilansir dari KRJogja, Selasa (2/6/2020).

Dia mengatakan, di saat pandemi corona saat ini, masih ada yang menggunakan celah untuk beraksi melakukan tindak kejahatan jalanan. Karena itu, upaya penanganan kejahatan klitih telah dilakukan jauh sejak sebelum adanya Wabah pandemi. Dia mencontohkan seperti yang dilakukan aparat Polres Bantul beberapa minggu lalu yaitu mengamankan rombongan anak muda bermotor dengan bersenjata tajam.

“Mereka (klitih) muncul seolah tidak menghiraukan anjuran pemerintah untuk isolasi diri secara serempak, mereka juga tidak peduli jika pergerakan mereka mendapatkan perlawanan dari warga dan akhirnya mengganggu Kamtibmas di tengah pandemi,” tambahnya.

Dalam kurun waktu 3 bulan terakhir ini, kata Dhanang, ada beberapa kejadian kejahatan klitih di Yogya. Dan sebenarnya sudah bisa ditangani dengan cepat.

Dalam mengantisipasi terjadinya klitih kembali beraksi, menurutnya, aparat melakukan upaya-upaya preemtif dan preventif yaitu memberikan pengertian kepada masyarakat agar mengawasi anak-anaknya yang mulai menginjak remaja dan berpotensi ikut-ikutan dalam tindak kejahatan klitih.

“Kami juga melakukan penutupan-penutupan beberapa akses jalan yang sekaligus suatu tindakan antisipasi klitih sekaligus penyebaran virus,” jelasnya.

Baca Juga : Alasan Airin Perpanjang PSBB Ketimbang Terapkan New Normal di Tangsel

Lebih jauh dia mengatakan peran orangtua sangatlah penting untuk mencegah klitih. Sebab sesuai dengan pengamatan, pelaku klitih adalah bukan anak jalanan atau bisa diasumsikan bahwa pelaku memiliki orang tua dan fasilitas kendaraan.

“Generasi muda adalah potensi pemutus rantai penyebaran corona karena menurut beberapa ahli, gen muda memiliki daya tahan tubuh paling kuat. Untuk itu mereka jangan malah sebaliknya terlena dengan kuatnya daya tahan sehingga masih keluyuran tidak jelas,” tandasnya.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini