Mengenai rangkaian acara, kata Bima, tetap akan digelar rapat paripurna secara terbatas dalam rangka peringatan HJB. Di dalamnya akan diisi pemberian penghargaan kepada para tokoh dalam upaya pencegahan dan penangan Covid-19 hingga penyerahan bantuan insentif Pemerintah Kota Bogor kepada para tenaga medis.
"Pemerintah Kota Bogor juga akan menyerahkan bantuan bagi 538 keluarga yang dihimpun melalui program Jaringan Keluarga Asuh Kota (Jaga Asa). Para keluarga penerima manfaat ini telah diverifikasi dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah. Selain itu, akan disalurkan juga insentif bagi 2.600 guru ngaji se-Kota Bogor," ungkapnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor Atep Budiman menjelaskan tema HJB yakni Sahitya Raksa Baraya.
"Sahitya mengandung makna solidaritas atau gotong royong, Raksa mengandung makna menjaga, melindungi, menyayangi, memelihara dan Baraya mengandung makna saudara atau kerabat atau sesama. Dimaknai sebagai solidaritas untuk saling menjaga, memelihara, menyayangi, dan melindungi sesama warga Kota Bogor dengan keimanan dan kebersamaan melawan Covid-19," ucap Atep.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.