JOMBANG - Keputusan pemerintah meniadakan pemberangkatan haji tahun ini menimbulkan duka mendalam bagi ratusan ribu warga yang sudah dijadwalkan akan berangkat.
Meski demikian, sebagian dari mereka mengaku ikhlas dengan keputusan pemerintah tersebut. Di Jombang, Jawa Timur, setelah menabung selama 15 tahun, seorang janda pembuat stempel akhirnya batal pergi haji tahun ini.
Siti Arwah, warga Jalan Wahid Hasyim Kota Jombang mengaku telah mendambakan pergi haji sejak 15 tahun lalu. Ia menabung untuk berangkat haji dari hasil pekerjaannya membuka jasa pembuatan stempel.
Sesuai keputusan pemerintah, Siti Arwah dijadwalkan pergi haji tahun ini. Namun akibat wabah Covid-19, keputusan pemerintah akhirnya dianulir sehingga pemberangkatan haji Siti Arwah tak bisa dilaksanakan.
Siti Arwah mengaku sangat sedih atas keputusan pemerintah tersebut, sebab selama ini ia sudah menyiapkan segala persiapannya untuk pergi haji, termasuk belanja aneka suvenir yang akan dibagikan kepada para tamu setelah pulang dari haji.