BRASILIA - Pihak berwenang Brasil telah menghapus berbulan-bulan data terkait Covid-19 dari situs resmi pemerintah di tengah kritik atas penanganan wabah yang diambil Presiden Jair Bolsonaro. Brasil saat ini berada di peringkat kedua negara dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi di dunia dan di peringkat ketiga jumlah kematian akibat penyakit tersebut.
Kementerian Kesehatan Brasil mengatakan hanya akan melaporkan kasus dan kematian dalam 24 jam terakhir dan tidak lagi memberikan angka total seperti kebanyakan negara.
Pada Sabtu (6/6/2020), kementerian kesehatan menghapus data Covid-19 dari situs resmi yang telah didokumentasikannya dari waktu ke waktu dan oleh negara bagian dan kotamadya.
Sebaliknya, kementerian hanya menyatakan bahwa ada 27.075 kasus baru dan 904 kematian dalam 24 jam terakhir. Data itu juga menyebutkan bahwa 10.209 pasien telah pulih.
Bolsonaro mengatakan data kumulatif tidak mencerminkan gambaran saat ini.