JAKARTA - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengungkapkan, pihaknya tetap membantu para narapidana asimilasi dari berbagai tindak pidana kejahatan, termasuk narapidana terorisme (napiter).
"Saya terima asimilasi 85 termasuk temannya Ustaz Harun (eks napiter), kami urus jangan takut," kata Hadi dalam acara diskusi virtual bertema 'Perdamaian di Masa Pandemi' yang diselenggarakan Ruangngobrol.id, Jakarta, Selasa (9/6/2020).
Menurut Hady, dalam menghadapi pandemi dewasa ini diperlukan perhatian pemerintah kepada masyarakat agar roda perekonomiannya terus berjalan.

Mengingat, kata Hady, konflik sosial biasanya terjadi lantaranya adanya kesenjangan antara lapisan masyarakat. Sehingga, diperlukan pemerataan bagi seluruh warga.
"Sehingga urus itu yang paling utama teman-teman, ini kesenjangan sosial jadi persoalan, kalau sudah diberi makan, bisa sekolahkan keluarganya, obati keluarganya, dan bisa berikan uang saku, saya pikir enggak akan ke arah sana," tutur dia.
Hady mengungkapkan, dalam program bantuan sosial pemerintah Kota Solo, pihaknya juga memberikan para napiter beberapa jaring pengaman sosial.
"Beri bantuan pendidikan berupa kartu. Teman-teman itu kami carikan bantuan sosial tunai dalam masa pandemi. Semuanya kalau bisa, jalankan Pancasila nomor ketiga dan kedua," tutup dia.
(Awaludin)