"Kalau di jalan tidak bisa ngawasi lagi, karena ada penumpang yang naik dan turun di luar di perjalanan, tapi kalau di terminal masih bisa kita monitor," bebernya.
Agus meminta penumpang harap bersabar menunggu karena interval waktu tunggu keberangkatan yang lama dan tidak seperti biasanya. Selain itu, ia meminta kru bus juga tetap menaati protokol kesehatan demi keselamatan semuanya.
"Saya minta penumpang dan kru bus tetap mematuhi protokol kesehatan, serta penumpang sabar menunggunya lama, karena kapasitasnya juga hanya separuhnya, jadi interval keberangkatannya agak lama," tukasnya.
Sebagai informasi, masa PSBB di Surabaya sendiri telah resmi tak diperpanjang. Tiga daerah di Surabaya raya resmi memasuki masa transisi pasca-PSBB sejak Selasa 9 Juni 2020 hingga Senin 22 Juni 2020 mendatang.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.