Kepala Sekolah Kedapatan Bawa Pistol, Ngaku Sedang Terintimidasi

CDB Yudistira, Okezone · Rabu 10 Juni 2020 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 10 525 2227489 kepala-sekolah-kedapatan-bawa-pistol-ngaku-sedang-terintimidasi-ILm6PaC17F.jpg Ilustrasi. Foto: Istimewa

BANDUNG – Seorang kepala sekolah negeri di Garut, Dadang, kedapatan membawa pistol. Setelah ditelusuri diketahui kepemilikan senjata itu adalah legal.

"Secara legalitas kepemilikan senjata semuanya legal. ‎Senjata itu berpeluru karet, jenis Barreta," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol S Erlangga pada Rabu (10/6/2020).

Erlangga mengatakan, dengan kedapatannya Dadang membawa senjata, hal itu tidak melanggar aturan. Pasalnya, senjatanya yang dibawanya memiliki izin resmi dengan kata lain, legal. "Kalau dia berizin enggak‎ (tidak menyalahi aturan)," katanya.

Kepada polisi, lanjut Erlangga, Dadang mengaku terpaksa membawa senjata miliknya itu karena merasa terintimidasi ketika membahas soal penggunaan lahan dengan seorang petugas Kadin‎ di Kabupaten Garut.

Baca Juga: Ini Motif Polisi Bunuh Diri Pakai Pistol di Sumut 

"Karena menurutnya dari pihak Kadin, membawa massa dari kelompok ormas, untuk penggunaan lahan yang sebelumnya digunakan olehnya (Dadang). Tapi tidak ada yah menodongkan senjata," kata dia.

Saat ini Dadang masih diperiksa polisi soal viral videonya yang beredar saat dirinya membawa senjata api. ‎Dadang berstatus sebagai saksi dalam kejadian tersebut.

 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini