BNN Bakar 8 Hektare Ladang Ganja di Kawasan Pegunungan

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 11 Juni 2020 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 608 2228485 bnn-bakar-8-hektare-ladang-ganja-di-kawasan-pegunungan-nqepuvaYnK.jpg Petugas BNN saat gerebek ladang ganja (foto: istimewa)

MEDAN - Personel Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan seluas 8 hektare ladang ganja di empat lokasi di kawasan perbukitan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Kamis (11/6/2020).

Dalam pemusnahan itu, sebanyak 8 ribu batang ganja yang ditanami ikut ladang tersebut ikut dimusnahkan. Pemusnahan ganja itu dilakukan dengan cara dibakar.

Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Sumatera Utara, Kombes Sempana Sitepu mengatakan, sebanyak 4 ribu batang ganja ditemukan dan dimusnahkan di kawasan Gunung Tujuh, Desa Banjar Lancat, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina.

 Ganja

Lalu 2 ribu batan di kawasan Tor Sihite, Desa Banjar Lancat. Sementara 2 ribu sisanya di dua lokasi di kawasan Desa Suroboyan, Panyabungan Timur.

“Total ada sekitar 8 ton yang kita musnahkan,” kata Sempana yang memimpin langsung operasi pemusnahan tersebut.

Sempana menyebutkan, pihaknya membagi beberapa tim untuk melakukan penindakan atas ladang ganja tersebut. Pemusnahan itu sendiri dilakukan setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat, serta mengembangkan penyelidikan atas kasus peredaran ganja yang pernah ditangkap sebelumnya.

“Hari ini tidak ada tersangka penanam kebun ganja ini yang kita amankan. Tapi kita akan terus selidiki. Kita akan tetap melakukan penindakan guna menyelamatkan masyarakat dari dampak penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

 

Untuk diketahui, kawasan pegunungan di Kabupaten Mandailing Natal memang kerap ditanami ganja belakangan ini. Sejumlah aparat, mulai Polisi, BNN hingga TNI telah berulang kali menemukan areal perkebunan tanaman terlarang itu.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini