JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) kembali menggelar rapid test massal dan swab test di Surabaya, Jawa Timur. Dua lokasi yang disambangi BIN untuk rapid test massal tersebut yakni di Halaman Gelanggang Remaja dan Gedung Juang 45.
Untuk di lokasi halaman gelanggang remaja, sebanyak 860 orang menjadi peserta rapid test dengan hasil sebanyak 139 orang hasilnya menunjukan reaktif.
"Yang mengikuti swab berjumlah 170 orang dengan rincian 139 orang dari rapid test dan 31 orang merupakan rujukan puskesmas," ujar Head of Medical Intelligence Sri Wulandari, Sabtu (13/6/2020).
Sementara itu, di lokasi kedua yakni di Gedung Juang 45 sebanyak 857 warga Surabaya menjadi peserta rapid test dengan hasil 64 orang menunjukan hasil reaktif.
"Yang ikut swab 68 orang. Rinciannya 64 dari hasil rapid yang menunjukan reaktif dan 4 orang langsung ikut swab berdasarkan rujukan dari Puskesmas," kata Wulan.

Pelaksanaan rapid test yang merupakan arahan langsung dari Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan. Plt Kepala Puskesmas Rangkah, Kecamatan Tambaksari Dwiastuti Setyorini mengapresiasi BIN yang telah menggelar rapid test tersebut.
Dwi mengungkapkan, bahwa rapid test ini sangat membantu tenaga medis di Ibu Kota Jawa Timur. Pasalnya, adanya mobile PCR yang disediakan BIN dapat membantu Puskemas melakukan swab test dimana puskesmas terkendala alat uji laboraturium.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada BIN yang sudah memfasilitasi kegiatan ini karena dengan kegiatan ini, Kami juga berterima kasih kepada tenaga medis di BIN yang sudah sangat kooperatif, kami diberi tempat khusus untuk teman teman yang sudah melakukan pemeriksaan awal sehingga bisa dilakukan swab seperti itu, jadi teman teman atau warga tambaksari merasa cepat dilayani," ujar Dwi.
Sementara itu, Camat Tambaksari Ridwan Mubarun mengatakan, rapid test BIN ini sangat membantu warganya lantaran kawasan tersebut merupakan salah satu kawasan zona merah Covid-19 di Surabaya.
"Kami sangat berterima kasih kepada BIN yang sudah mendatangkan mobil lab dan mengadakan rapid test secara massal di wilayah kami ini sehingga kami terbantu untuk proses test cepat ini, sehingga kami bisa mengetahui warga kami mana yang perlu penanganan selanjutnya dan warga mana yang perlu diambil langkah-langkah selanjutnya. Oleh karena itu sekali lagi terima kasih kepada BIN yang sudah mendatangkan pelaksanaan kegiatan rapid test dan swab test di Kecamatan tambaksari," tuturnya.
BIN masih akan melanjutkan rangkaian rapid test masal secara maraton di Ibu Kota Jawa Timur tersebut sampai Senin 15 Juni 2020.
Kegiatan rapid test massal ini menerjunkan 40 orang dari Jakarta dan dibantu 20 anggota Binda Jatim. Satgas lawan Covid-19 BIN membawa langsung Mobil Laboratorium Covid-19, ambulance dan peralatan pendukung lainnya di kota Surabaya dan sekitarnya.
Mobil Laboratorium ini, merupakan 1 dari 5 mobil laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2) yang bersertifikat internasional pertama di Indonesia.
BIN menyiapkan hingga tiga ribu alat rapid test beserta 2 mobil lab untuk test PCR atau swab test setiap harinya. Swab test ini diperuntukan bagi warga yang reaktif Covid-19 dengan Mobile Lab dari BIN ini dapat mengambil 300 sampel per harinya. Adapun hasil swab test bisa diketahui hanya dalam 2,5 jam.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.