Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kurikulum Tak Perlu Dituntaskan saat Pandemi Covid-19

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Selasa, 16 Juni 2020 |19:57 WIB
Kurikulum Tak Perlu Dituntaskan saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan bahwa proses belajar mengajar tidak perlu menuntaskan kurikulum di tengah pandemi corona (Covid-19).

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Iwan Syahril mengatakan, para guru hanya diminta memprioritaskan progres mata pelajaran anak saat pandemi corona masih berlangsung.

"Ini yang mungkin menjadi sebuah catatan kurikulum tidak perlu dituntaskan, yang paling penting adalah bagaimana ada progres dari setiap anak sesuai dengan di mana dia berada," kata Iwan dalam diskusi daring 'Pendalaman Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19', Selasa (16/6/2020).

Ia pun meminta guru memantau sejauh mana kemampuan siswanya sebelum memulai pelajaran. Pasalnya, memaksakan penuntasan kurikulum bisa berdampak negatif dari tumbuh kembang anak.

"Jadi tidak dipaksakan kurikulum harus langsung dituntaskan, misalnya kalau di kelas 5 bahan langsung kelas 5 gitu, tapi dilihat dulu muridnya seperti apa. Jadi ini sebuah tips untuk memastikan bahwa progres akan terjadi," kata Iwan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement