"Karena kalau dipaksakan misalnya dengan kurikulum kelas 5, tanpa melihat anak seperti apa pada saat ini nanti dampaknya akan semakin buruk," tambahnya.
Baca Juga : Wanita Ini Ditangkap Gegara Unggah Ujaran Kebencian pada Presiden Jokowi
Iwan menerangkan, guru harus mencegah siswanya untuk tertinggal mata pelajaran sehingga guru tak boleh mempunyai ekspektasi lebih terhadap siswanya saat mengajar jarak jauh.
Setiap anak, lanjutnya, mempunyai perbedaan kebutuhan dalam kegiatan belajar mengajar. "Jadi perlu ada semacam diferensiasi karena kita bisa membantu anak-anak yang berbeda dengan tuntutan atau kebutuhan belajar yang berbeda-beda," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.