Ia menambahkan apabila gang ini gelap, mungkin ada jalan lain yang lebih terang. “Mungkin ada jalan lain yang harus memutar lebih jauh tapi lebih aman. Anda tidak mau mengambil risiko,” lanjut Merry.
Analogi ini juga perlu diterapkan dalam menghadapi situasi di tengah pandemi. Merry melanjutkan bahwa sekarang ini masyarakat berbicara masa transisi, seperti pembukaan mal dan kantor di Jakarta, dan beberapa tempat yang kembali buka sejak 15 Juni.
Menurut Merry, masa transisi dengan dibukanya kembali tempat-tempat itu sebagai kabar baik. Namun, ia mengingatkan bahwa mal dan kantor yang mulai beroperasi itu kembali beroperasi bukan karena pandemi sudah berhasil dilawan.
“Bukan. Tapi karena roda ekonomi dan roda kehidupan harus terus berjalan. Ingat ya, bukan berarti kita sudah menang melawan pandemi,” pesannya.