BEKASI - Stasiun Bekasi sempat terjadi kepadatan penumpang di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi new normal. Bahkan, antrean sempat mengular pada Selasa 16 Juni 2020.
Namun, pemandangan tersebut justru tak tampak pada pagi ini, Jumat (19/6/2020). Pengamatan Okezone di lokasi, para calon penumpang KRL terpantau ramai, tetapi tidak ada penumpukan. Mereka hanya terlihat mengantre di pintu masuk ke jalur peron.
Sementara di loket pembelian kartu pun sama. Penumpang hanya berjejer beberapa orang saja. Sejak pagi, hingga pukul 08.00 WIB, penumpang commuterline di Stasiun Bekasi masih dalam keadaan kondusif dan mudah diatur saat mengantre masuk ke peron.
Sementara, di sisi lain tidak tampak bus gratis untuk warga Kota Bekasi yang bekerja di DKI Jakarta. Bus gratis ini disiapkan Pemkot Kota Bekasi bila terjadi penumpukan penumpang KRL di Stasiun Bekasi.
Hal itu mengingat banyaknya warga Bekasi yang bekerja di Jakarta menggunakan transportasi umum. Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memastikan tidak akan terjadi penumpukan pengguna KRL.
Menurut dia, dengan adanya sistem kerja shifting (giliran) yang telah diatur pemerintah membuat penumpang lebih sabar untuk mengantre di stasiun. "Melihat pergerakan penumpang masih sangat kondusif walaupun bus Transjakarta belum dioperasionalkan, jadi belum disiapkan," kata Tri ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Setidaknya ada 100 bus cadangan yang disiapkan Pemkot Bekasi, untuk mengantar para pekerja ke Jakarta. Pengoperasian bus-bus tersebut, lanjut Tri, bila di stasiun Bekasi mengalami lonjakan dan penumpukan penumpang KRL.
"Kita punya kendaraan cadangan 100 buah bus dari berbagai PO yang ada beroperasi di Kota Bekasi jadi bisa kapan saja digunakan kalau dibutuhkan," beber dia.
Bila terjadi penumpukan di Stasiun Bekasi, maka pihaknya bisa langsung meminta bus-bus dari sejumlah PO untuk mengangkut para calon penumpang tersebut.
"Kita akan meminta PO bus yang ada di Kota Bekasi untuk mengeluarkan kendaraan non reguler dan cadangan bila dibutuhkan. Kalau terjadi penumpukan penumpang dan kerumunan orang yang tidak terfasilitasi angkutan," jelasnya.
Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan 50 bus gratis untuk mengangkut warga yang hendak berangkat atau pulang dari Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Bus yang disediakan bagi warga Bodetabek ini bakal beroperasi pada Jumat sore dari Jakarta ke Bodetabek dan pada Senin pagi dari Bodetabek ke Jakarta.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.