"Sekali lagi deteksi aktif ada dua unit pelacak dan pemantau karena kita ingin memperbanyak jumlah personel di lapangan yang mengidentifikasi secara aktif pasien positif atau ODP," tambahnya.
Sementara itu, di Kota Bogor sendiri terdapat 4 sumber penularan covid-19 yakni faskes (fasilitas kesehatan), luar Kota Bogor, kantor pemerintahan dan pusat perbelanjaan. Oleh karenanya, tim ini dibentuk agar bisa secepat mungkin melakukan mitigasi infeksi covid-19 agar penularan tidak meluas.
"Langkah pemerintah adalah memperketat protokol kesehatan di semua tempat tersebut. Kemudian pemerintah kota bogor lakukan langkah-langkah strategis tidak terjadi lonjakan lagi salah satunya dengan tim deteksi aktif covid-19 ini," tutup Bima.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.