Setelah mengisi kuisioner dengan hasil nilai sesuai kemampuan para siswa bisa menentukan langsung untuk memilih salah satu dari tujuh jurusan yang ada, kemudian dilanjutkan dengan ke laboratorium komputer.
Di lab komputer para calon peserta didik baru tersebut tidak langsung memasukan data berkas pendaftaran secara mandiri. Mereka tetap dengan cara manual atau dibantu oleh panitia dalam mengimput berkas masing-masing calon siswa baru. Para calon peseta didik baru tersebut hanya duduk dan menunggu di teras laboratorium.
Kepala Sekolah SMK N 1 Kandeman, Suyanta menjelaskan. saat pendaftaran, server terjadi masalah dan itu terjadi se- Provinsi Jawa Tengah.
“Terjadi masalah se Jawa Tengah, sehingga dengan terpaksa yang sebelumnya sudah login namun belum berhasil pada hari ini haru datang ke sekolah guna melakukan pendaftaran secara offline,” jelas kepala sekolah Suyanta.
(Khafid Mardiyansyah)